“Science without religion is lame, religion without science is blind.” (Sains tanpa religi akan sesat, religi tanpa sains akan buta) Albert Einstein. “To educate a person in mind and not in morals is to educate a menace to society” (Mendidik seseorang dalam aspek kecerdasan otak dan bukan aspek moral adalah ancaman mara-bahaya kepada masyarakat) Theodore Roosevelt. “Dengan seni hidup menjadi indah, dengan ilmu hidup menjadi mudah, dengan agama hidup menjadi terarah.” Hamka

Jumat, 11 April 2014

Jadual UN

JADUAL UJIAN NASIONAL
TAHUN PELAJARAN 2013/2014



NoHari dan TanggalJamMata pelajaran
1.  UN:  Senin,  5 Mei 201407.30 – 09.30Bahasa Indonesia
UN Susulan:  Senin,  12 Mei2014
2.  UN:  Selasa,  6 Mei 201407.30 – 09.30Matematika
UN Susulan: Selasa, 13 Mei 2014
3.  UN:  Rabu,   7 Mei 201407.30 – 09.30Bahasa Inggris
UN Susulan: Rabu,  14 Mei 2014
4.  UN:  Kamis,  8 Mei 201407.30 – 09.30Ilmu Pengetahuan Alam
UN Susulan: Jum’at, 16 Mei 2014

SIAPKAN DIRIMU,
UNTUK MERAIH CITA-CITAMU,
KUATKAN IMAN, PERBAIKI AKHLAK.

Rabu, 26 Maret 2014

Terima Kasih Ananda




"RUNNER UP" LOMBA PUISI
DALAM RANGKA PEKAN SENI PELAJAR (PSP)


Pelajar yang satu ini memang patut dibanggakan, prestasinya di bidang Leadership bagus, rajin, sopan, kreatif, selalu ceria dan penuh percaya diri. Dia bernama Dimas Prawira Mileanto, setelah mendapatkan pembinaan dan bimbingan dari Ibu Dra. Itri Sulistyowati dan Ibu Neni Savitri, S.Pd kemarin pada hari rabu tanggal 26 Maret 2014 menjadi delegasi dari SMP Negeri 1 Jiwan untuk mengikuti Lomba Puisi dalam rangka Pekan Seni Pelajar (PSP) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun. 
Syukur alhamdulillah, jerih payah para pembimbing dan juga peserta didik dalam latihan-latihan yang melelahkan bisa membuahkan hasil. Dimas dapat meraih Juara II Lomba Puisi jenjang SMP se-Kabupaten Madiun. Semoga pada kesempatan mendatang bisa lebih baik lagi. Teruslah semangat untuk belajar, berlatih dan berprestasi.

Dimas P. M.
Penampilan Dimas saat memandu
Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW
di Masjid Ibadur Rahman

* Admin: 27 Maret 2014.

Senin, 17 Maret 2014

Siswa Berprestasi 2014


Seleksi Peserta Siswa Berprestasi

Guna kelancaran pelaksanaan Seleksi Siswa Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2013/2014 maka perlu membentuk Panitia, Juri, Petugas Pembinaan, Pendamping dan Peserta Siswa Berprestasi Kabupaten Madiun.

I. Panitia mempunyai tugas al :
  1. Menyiapkan surat menyurat dan keperluan administrasi lainnya untuk penyelenggaraan seleksi Siswa Berprestasi Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas ;
  2. Mensosialisasikan penyelenggaraan seleksi Berprestasi Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas;
  3. Menyiapkan tempat;
  4. Menyelenggarakan seleksi siswa berprestasi
  5. Melaksanakan pemantauan dan evaluasi;
  6. Mengirimkan 5 (lima) terbaik putra dan 5 (lima) terbaik Putri Siswa Berprestasi Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas Kabupaten Madiun ke Panitia seleksi di tingkat Rayon Provinsi Jawa Timur;
  7. Membuat dan menyampaikan laporan pelaksanaan Seleksi Siswa Berprestasi Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas Kabupaten Madiun kepada Bupati Madiun.
II. Juri mempunyai tugas al :
  1. Memberikan penilaian hasil test akademik dan non akademik kepada peserta;
  2. Memberikan penilaian wawancara;
  3. Memberikan penilaian ketrampilan / bakat;
  4. Memberikan suatu keputusan dalam seleksi;
  5. Memilih 5 terbaik dari peserta SMP dan SMA peringkat 1 sampai dengan 5 dan melaporkan hasil perlombaan.
III. Petugas Pembinaan mempunyai tugas al :
  1. Merencanakan pembinaan Siswa Berprestasi Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas Kabupaten Madiun ;
  2. Menyiapkan materi dan keperluan administrasi lainnya untuk pembinaan Siswa Berprestasi Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas Kabupaten Madiun;
  3. Menyiapkan tempat penyelenggaraan pembinaan Siswa Berprestasi;
  4. Membuat dan menyampaikan laporan pembinaan Siswa Berprestasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun.
IV. Pendamping Pembinaan mempunyai tugas al :
  1. Memberikan pendamping Siswa Berprestasi saat berlomba di Tingkat Rayon dan Propinsi Jawa Timur;
  2. Mempersiapkan keperluan siswa saat berlomba;
  3. Memberikan motivasi dan arahan kepada siswa saat berlomba;
  4. Memberikan lapoan hasil lomba tingkat rayon dan propinsi ke Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun.
V. Peserta Pembinaan mempunyai tugas al :
  1. Memenuhi persyaratan untuk mengikuti Seleksi iswa Berprestasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  2. Mengikuti tahapan seleksi dari juri dengan sebaik-baiknya;
  3. Mengikuti pembinaan yang dilaksanakan panitia.

Senin, 03 Maret 2014

Tips Menjadi Pengajar yang Baik

Tips Menjadi Pengajar yang Baik 



Para guru di sekolah formal memiliki latar belakang pendidikan keguruan yang memadai untuk menjadi pengajar yang baik. Sebagian orang karena profesi, kedudukan, atau kepakarannya terkadang dituntut untuk bisa menjadi seorang pengajar. Orangtua karena kedudukannya harus bisa menjadi pengajar yang baik bagi anak. Pada dasarnya, setiap orang bisa menjadi pengajar yang baik. Untuk menjadi pengajar yang baik tidak hanya diperlukan kemampuan penguasaan materi tetapi juga keterampilan personal.

Ini Guru Favoritku: smart, cool, wibawa, humoris n bijaksana

Pada dasarnya seseorang yang menguasai ilmu, berkesempatan mengajarkan ilmunya kepada orang lain misalnya pada pelatihan, coaching, kursus, workshop, dan lain sebagainya. Jika belum berpengalaman mengajar, Anda mungkin kurang percaya diri untuk menjadi pengajar yang baik. Bagaimana cara menjadi seorang pengajar yang baik?

Berikut beberapa pedoman sederhana yang dapat diterapkan:
1. Kuasai Bahan Ajaran
Untuk menjadi pengajar yang baik, Anda harus menguasai materi yang akan diajarkan. Akan ada banyak pertanyaan yang mungkin diajukan peserta didik anda mengenai apa yang anda ajarkan. Mereka seringkali berasumsi anda tahu segalanya. Sebagai pengajar, Anda harus dapat memberikan penjelasan.

2. Fokus
Berikan waktu dan pikiran sepenuh hati untuk mengajar. Memberi pemahaman kepada orang lain kadang tidak mudah dan memerlukan tenaga dan pikiran lebih. Peserta didik akan segera menilai usaha Anda dan membri apresiasi dengan perhatian dan usaha yang lebih pula.

3. Buat Perencanaan
Buatlah ringkasan mengenai urutan topik-topik pembahasan yang akan Anda ajarkan dan alokasi waktu untuk masing-masing topik. Hal ini akan membantu Anda mengajar lebih efektif secara runtut dan tepat waktu.

4. Komunikatif
Anda harus banyak berkomunikasi untuk menyampaikan sebanyak mungkin informasi yang memberikan pencerahan kepada peserta didik untuk mendapatkan pemahaman. Anda harus mendapatkan komentar, pertanyaan, dan feedback dari peserta didik untuk mengetahui sampai sejauh mana mereka mengerti apa yang Anda ajarkan.

5. Kreatif
Memberi pemahaman kepada orang lain terkadang lebih efektif jika menggunakan trik-trik khusus misalnya menggunakan alat peraga, gambar, simulasi, rekaman video, permainan, dan lain sebagainya.

6. Sabar
Memberi pemahaman kepada orang lain membutuhkan kesabaran. Tiap peserta didik mungkin memiliki kemampuan kognitif dan latar belakang pendidikan yang berbeda. Kesabaran juga membantu Anda disegani dan dihormati.

7. Peduli
Berilah perhatian kepada setiap peserta didik. Hargai segala upaya peserta didik untuk mengikuti pelajaran. Berikan perhatian jika ada peserta didik yang mengalami masalah dalam mengikuti pelajaran karena alasan kognitif, alasan teknis maupun alasan psikologis.

8. Selipkan Humor
Humor dapat mencairkan suasana tegang dan kaku. Humor juga efektif menghilangkan rasa kantuk dan bosan. Hampir semua pembicara terkenal menggunakan humor dalam presentasinya.

9. Beri Inspirasi dan Motivasi
Seorang pengajar yang baik tidak sekedar menyampaikan ilmu secara teknis tetapi juga memberikan dorongan moril berupa inspirasi dan motivasi. Banyak orang hebat yang sukses karena menerima inspirasi dan motivasi dari orang lain.

10. Jadilah Pembimbing
Pengajar bukan seorang pemimpin atau seorang bos, tetapi pengajar adalah seorang pembimbing. Pembimbing adalah orang yang selalu dekat secara personal dengan yang dibimbing tetapi memiliki ketegasan dan wibawa untuk selalu dihormati dan ditaati.

Ternyata banyak sekali hal yang harus diperhatikan ketika mengajar, namun apabila kita memperhatikan psikologi para murid dengan seksama, terus menerus mengevaluasi diri dalam mengajar dan mempersiapkan materi, pastinya tidaklah sulit untuk menjadi seorang Guru yang baik.

Selamat mencoba!!

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)

Lihat tulisan asli di:
http://www.kesekolah.com/artikel-dan-berita/pendidikan/tips-menjadi-pengajar-yang-baik.html#sthash.BSDd3TiM.dpuf

Rabu, 19 Februari 2014

Pembangunan Masjid


Masjid "At-Tarbiyah" SMPN 1 Jiwan

Syukur alhamdulillah, pembangunan sarana ibadah dan pendidikan agama di SMPN 1 Jiwan berlangsung lancar dan sudah hampir selesai. Rencananya setelah pemasangan atap selesai dan lantai sudah diratakan akan segera dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah dan pendidikan.
Gambar diambil pada tanggal 18 Pebruari 2014
Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Bapak/Ibu/Saudara yang telah menyumbangkan amal jariyahnya teriring do'a: "jazaakumullahu ahsanal jaza'" (Semoga Tuhan memberikan balasan yang sebaik-baiknya dan menjadi amal yang pahalanya terus mengalir tiada putus). Amiin.

* Humas dan Panitia

Minggu, 12 Januari 2014

LDKS

LDKS BAGI PENGURUS OSIS BARU

Setelah berakhir proses pemilihan pengurus OSIS yang baru masa bhakti 2013-2014, maka sekolah dalam hal ini Wakil Kepala Urusan Kesiswaan segera menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). LDK kali ini diselenggarakan di dalam lingkungan sekolah dengan menghadirkan para alumni yang telah mumpuni di bidang pengkaderan dan penggemblengan mental serta pemantapan leadership. Dalam tersebut juga dihadirkan personil dari TNI untuk turut membekali penanaman sikap kedisiplinan terhadap para peserta LDK.

Waka Kesiswaan Sunarti, S.Pd (tengah)

Adalah merupakan pengalaman sangat berharga dan amat berkesan bisa berkesempatan mengikuti LDK seperti ini, mengingat tidak semua siswa bisa mendapatkan pengalaman belajar di luar bidang akademik. Kalau dibilang capek, ya memang capek. Kalau iri terhadap teman yang tidak ikut, ya memang ada perasaan seperti itu. Tetapi jika mengingat sebuah pepatah: "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian." Maka rasanya tidak lagi berat mengikuti kegiatan seperti ini. Demi sebuah pengalaman yang sangat berharga, sebagai bekal kehidupan di masa dewasa kelak. The experience is the best teacher (pengalaman adalah guru yang terbaik).


Selamat berjuang, dan tekunlah berlatih.

Jumat, 10 Januari 2014

Kecerdasan Majemuk

MENGEMBANGKAN KECERDASAN MAJEMUK SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI KONSEP DESAIN LOKAL MENUJU STANDART INTERNASIONAL PENDIDIKAN

Oleh:
Syukrul Hamdi, S.Pd
Mahasiswa PPS UNY Program Studi Pendidikan Matematika

Abstrak
Kecerdasan merupakan salah satu hal yang bisa diusahakan. Dengan kata lain, kecerdasan tidak hanya ditentukan oleh faktor genetik yang hanya bisa dibawa dan dihasilkan sejak lahir melainkan bisa diusahakan dengan menciptakan kondisi lingkungan dan orang-oang terdekat yang menjalin komunikasi secara intensif dengan seseorang, baik itu keluarga, guru atau pendidik maupun masyarakat lainnya yang ada di sekitar lingkungan tempat hidup seseorang.
Di dalam lingkungan pendidikan formal setiap siswa harus diberikan ruang dan waktu seluas-luasnya agar bisa mengembangakan cipta, rasa dan karsa yang dimiliki. Hal ini dimaksudkan pula agar setiap potensi yang dimiliki tidak terpendam hanya dengan penekanan pada satu aspek yang tidak begitu dominan di dalam membantu seseorang untuk mandiri. Sekolah dengan standar internasional tentu memiliki keunggulan yang lebih spesifik dibanding dengan sekolah biasa. Hal itu disebabkan karena semua materi dan sistem pembelajaran yang dilaksanakan telah disesuaikan dengan kebutuhan dan standar dunia, lengkap dengan sarana dan prasarana yang memadai. Oleh sebab itu, setiap materi atau objek yang menjadi sasaran pengembangan peserta didik harus disesuaikan atau dikondisionalkan dengan semaksimal mungkin. Dalam artian, materi atau objeknya bersifat dinamis atau tidak terikat pada ruang lingkup definisi tertentu yang bersifat konstan serta disesuaikan dengan kondisi ril yang berpihak kepada pengembangan masyarakat secara menyeluruh.
Matematika sebagai salah satu disiplin ilmu yang bersifat primer memiliki tingkat kesukaran yang cukup tinggi di dalam pelaksanaannya. Untuk itu, ..... Selengkapnya baca di elvi rodiyah.