“Science without religion is lame, religion without science is blind.” (Sains tanpa religi akan sesat, religi tanpa sains akan buta) Albert Einstein. “To educate a person in mind and not in morals is to educate a menace to society” (Mendidik seseorang dalam aspek kecerdasan otak dan bukan aspek moral adalah ancaman mara-bahaya kepada masyarakat) Theodore Roosevelt. “Dengan seni hidup menjadi indah, dengan ilmu hidup menjadi mudah, dengan agama hidup menjadi terarah.” Hamka

Selasa, 06 Desember 2016

PHBI 1438 H

PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW
TAHUN 1438 H


Dalam rangka Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad Saw dan Penumbuhan Budaya Keagamaan (religious culture) di SMP Negeri 1 Jiwan, pengurus OSIS berinisiatif untuk menyelenggarakan serangkaian acara yaitu perlombaan dan pengajian umum dengan te-ma: Meneladani akhlak Rasulullah Saw. untuk membentuk generasi yang berkarakter”

Memperingati Maulid Nabi tidak hanya dirayakan dengan hura-hura atau pesta makan-makan saja, tetapi momen ini harus dijadikan sebagai media meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah Saw. Untuk itu, SMP Negeri 1 Jiwan memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw kali ini dengan kegitan-kegitan yang kreatif sebagai ajang meningkatkan prestasi dan potensi siswa/siswi SMP Negeri 1 Jiwan yang akhirnya menjadi generasi yang kuat secara fisik, mental dan pengetahuan.

Kegiatan Maulid Nabi Muhammad saw ini bertujuan:
1.      Meningkatkan kualitas sumber daya siswa/siswi SMP Negeri 1 Jiwan.
2.      Mengintegrasikan nilai-nilai akhlak yang dimiliki Rasulullah Saw.
3.      Mengembangkan kultur sekolah dengan kegitan-kegiatan yang positif.
4.      Menciptakan suasana kekeluargaan yang harmonis di lingkungan SMP Negeri 1 Jiwan.

Kegiatan Maulid Nabi  ini dilaksanakan selama 2 hari  yaitu tanggal 14-15 Desember 2016, dengan kegiatan sebagai berikut :




NOJENIS KEGIATANHARI/ TANGGALWAKTUTEMPAT
1Perlombaan:
a. Lomba Da'i / Da'iahRabu, 07.00 s.d. selesaiHalaman
14/12/2016
b. Lomba Baca AdzanRabu, 07.00 s.d. selesaiRuang Lab. Komp
14/12/2016
c. Lomba Poster ReligiRabu, 07.00 s.d. selesaiSerambi Mushalla
14/12/2016
2Pengajian b'sama Gus AdibKamis, 07.00 s.d. selesaiHalaman
15/12/2016

Catatan :
Peserta lomba adalah satu perwakilan dari masing-masing kelas.

Untuk masing-masing jenis lomba diambil 3 pemenang, yaitu Juara I, Juara II, dan Juara III.

Mohon do'anya, semoga acara dapat terlaksana dengan lancar, dan sukses. Aamiin.🙏🙏🙏

Selasa, 22 November 2016

Tour 2016

STUDY TOUR KE JOGJA

 
Pesdik Kelas VIII TP 2015/2016

 Tanah Lot Pantai Selatan

 Gua Gunung Kidul Jogjakarta



Selasa, 15 November 2016

Pembinaan PKS

SOSIALISASI TERTIB BERLALU LINTAS
DARI KAPOLRESTA MADIUN

Jiwan. Pada hari jumat, 22 Januari 2016 pukul 07.00 WIB bertempat di halaman SMPN 1 Jiwan berlangsung Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas dari Kepala Kepolisian Resort Kota Madiun. Kecamatan Jiwan secara administrasi wilayah keamanan dan ketertiban termasuk wilayan Polresta Madiun ...

  
Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas  



Selain Sosialisasi tentang Ketertiban Berlalu Lintas Polresta juga berkenan memberikan pelatihan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) kepada 10 orang siswa SMPN 1 Jiwan. Karena sekolah ini terletak di pinggir jalan raya jalur propinsi, untuk menurunkan tingkat kerawanan penyeberangan menuju ke sekolah.








Diklat PKS di Polres Madiun


Minggu, 13 Desember 2015

LDKS 2016

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN SISWA (LDKS)
PENGURUS OSIS SMP NEGERI 1 JIWAN
TAHUN 2016


Sarangan. Jumat siang, 14 Oktober 2016 ada 30 pengurus OSIS baru SMP Negeri 1 Jiwan yang baru terpilih berkumpul di salah ruangan di SMP Negeri 1 Jiwan. Mereka bersiap mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) pengurus OSIS masa bhakti 2016-2017 yang diadakan selama 2 hari yaitu dari tanggal 14 s.d. 15 Oktober 2016. Kegiatan tersebut bertujuan memberi bekal kepada para pengurus OSIS baru dalam menjalani fungsinya sebagai pemimpin yang disiplin dan bertanggung jawab dari seluruh kesatuan OSIS di SMP Negeri 1 Jiwan. Tema yang dipilih dalam kegitan LDK tersebut yaitu “Dengan LKDS Kita Siapkan Kepengurusan OSIS yang Amanah, Kreatif dan Responsif.
Acara diawali dengan upacara pembukaan dan sambutan Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan Ida Nurchasanah, S.Pd. Dalam sambutan  pembukaan tersebut dia mengharap agar kegiatan tersebut diikuti dengan baik agar pengurus OSIS yang baru bisa menjalankan perannya dengan maksimal dan memberi contoh bagi siswa/siswi yang lain. Materi kegiatan LDKS antara lain pengetahuan kepemimpinan, keorganisasian, kepalangmerahan, dan Out Bond. Selain itu ada juga Latihan Baris Berbaris (LBB). Umumnya mereka mengikuti seluruh kegiatan dengan senang dan penuh semangat selama 2 hari dari pagi hingga malam hari.

Hall Wisma Cirro Stratus

Kegiatannya sangat padat, penyampaian materi pada malam hari berakhir pukul 22.00 WIB kemudian lewat tengah malam tepatnya pukul 00.30 WIB dilaksanakan shalat malam (meliputi shalat tasbih, shalat hajat, dan shalat witir). Usai shalat malam para peserta digembleng mentalnya dalam acara renungan malam hingga pukul 03.30 WIB. Para peserta diberi kesempatan istirahat sejenak sampai dengan pukul 04.00 WIB kemudian dilaksanakan shalat shubuh berjama’ah dan dilanjutkan Tahfidz Al-Qur’an Surat An-Naba’ secara klasikal. Usai melaksanakan shalat shubuh para peserta melaksanakan kegiatan senam dan dilanjutkan membersihkan lingkungan.
Berpose

Setelah acara bersih-bersih diri dan kemudian menikmati sarapan pagi para peserta bersiap untuk mengikuti kegiatan berikutnya yaitu Latihan Baris Berbaris yang dilatih oleh TNI personil dari Koramil Kecamatan Jiwan. Kegiatan tersebut berlangsung ± 2½ meliputi teori dan praktik.


Kegiatan berikutnya, setelah para peserta beristirahat yang cukup yaitu Out Bond dan sedikit materi tambahan mengenai leadership dari pemateri dari Tim Out Bond. Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan out bond tersebut karena mereka tertantang untuk mengeksplorasikan pikiran dan tenaga mereka untuk berkompetisi dengan group atau kelompok pesaing mereka.
“Kami merasa beruntung mendapat kesempatan mengikuti LDK sebagai bekal kami menjalankan fungsi kami sebagai pengurus OSIS”, ungkap Anugerah Rimdhany Fauzan ketua OSIS yang baru menggantikan Bramana Restu Adji.
Sunarti Wakasek Kesiswaan sekaligus Ketua pelaksana mengharap agar kegiatan ini bisa menjadikan pengurus OSIS  yang baru ini bisa perperan aktif dalam mebantu meningkatkan kedisiplinan, ketertiban dan kreativitas siswa SMP negeri 1 Jiwan sekaligus bisa menjadi contoh bagi siswa-siswa lain.

Selasa, 27 Oktober 2015

Tatib Sekolah

TATA TERTIB PESERTA DIDIK SMP NEGERI  1  JIWAN

TAHUN PELAJARAN 2015/2016


Jiwan. Peraturan tata tertib peserta didik berfungsi untuk mengatur ketertiban peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran guna mencapai mutu pembelajaran yang optimal. Fungsi yang lain menetapkan kriteria penilaian pribadi peserta didik yang berisi kelakuan, kerajinan, kerapian dan 9K (Keamanan, Kebersihan, Ketertiban, Keindahan, Kekeluargaan, Keterbukaan, dan Keteladanan).

A.      Tata Tertib Umum
  1. Wajib menjaga nama baik sekolah.
  2. Wajib menjaga dan melestarikan program 9K.
  3. Membiasakan salam, senyum, dan sapa di lingkungan sekolah.
  4. Wajib mengikuti upacara yang dilaksanakan oleh sekolah.
  5. Wajib mendukung semua kegiatan yang diadakan oleh sekolah.
  6. Wajib turut serta menjaga dengan baik fasilitas sekolah.


B.       Hak Peserta Didik
1.      Mengikuti proses kegiatan pembelajaran, baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.
2.      Mendapatkan perlakuan yang sama dalam proses pembelajaran.
3.      Menggunakan sarana dan prasarana sekolah.
4.      Mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh sekolah.
5.  Menjadi Pengurus Kelas, Pengurus OSIS, anggota atau Kepanitiaan dalam kegiatan kesiswaan.
6.      Mendapatkan bimbingan dari para guru dalam mencapai prestasi yang optimal.
7.    Mendapatkan layanan Konseling dari BK/BP, Pustakawan, Laboran, dan fasilitas lain yang sesuai dengan ketentuan sekolah.
8.      Setiap peserta didik mendapatkan bimbingan dari Wali Kelas masing-masing.
9.   Menyampaikan usulan atau pendapat melalui pengurus MPK (Musyawarah Perwakilan Kelas).
10. Peserta didik yang berasal dari keluarga yang kurang / tidak mampu bisa mengajukan keringanan biasa / BSM sesuai dengan prosedur yang ditentukan oleh pihak sekolah.

C.      Kewajiban Peserta Didik
1.      Kelakuan
Selama berada di lingkungan sekolah setiap peserta didik wajib:
a.       Menghormati dan menghargai semua warga sekolah; Kepala Sekolah, Guru, Karyawan, maupun sesama peserta didik.
b.      Sopan dalam berperilaku dan santun dalam berbicara.
c.       Mengikuti proses pembelajaran sesuai dengan jam belajarnya secara tertib.
d.      Mengikuti kegiatan pengembangan diri / ekstrakurikuler sesuai dengan pilihannya.
e.       Menjaga dan memelihara alat dan media pembelajaran serta prasarana sekolah lain-nya.
f.       Menjaga nama baik lembaga / sekolah.
g.      Menjaga dan memelihara keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluarga-an, kesehatan, kerindangan, keterbukaan, dan keteladanan.
h.      Menjaga kerukunan dan hubungan baik dengan semua warga sekolah.
i.        Menjaga keamanan, ketenangan, kelancaran dan ketertiban dalam proses pembe-lajaran.

2.      Kerajinan
a.      Kehadiran
1)      Peserta didik harus hadir di sekolah 5 menit sebelum dimulai kegiatan upacara bendera (hari senin) atau Apel Pagi Do’a Bersama (hari selasa s.d. sabtu).
2)      Bila peserta didik tidak masuk sekolah harus ada surat keterangan dari orang tua / wali peserta didik. Surat Ijin hanya berlaku dua hari, dan Surat Keterangan Sakit jika melebihi tiga hari harus melampirkan Surat Keterangan Dokter.


b.      Keterlambatan
Bila datang terlambat, peserta didik tidak diperkenankan masuk ke dalam ruang kelas sebelum minta ijin kepada guru piket atau guru BP.

c.       Kegiatan pembelajaran
1)      Mengikuti secara aktif seluruh program sekolah.
2)      Selama kegiatan pembelajaran berlangsung, peserta didik tidak diperkenankan meninggalkan kelas kecuali mendapat ijin dari guru pengajar.
3)      Apabila tidak mengikuti pelajaran, peserta didik harus mendapat ijin dari guru mata pelajaran dan guru piket.
4)      Apabila telah sepuluh menit guru belum hadir di kelas, ketua kelas atau salah satu pengurus kelas wajib menghubungi guru piket dan peserta tidak diperkenankan meninggalkan ruang kelas.
5)      Seluruh peserta didik pulang bersama-sama setelah berbunyi bel tanda berakhirnya seluruh pelajaran.
6)      Senantiasa mengikuti ulangan / penilaian yang diberikan guru atau sekolah.
7)      Senantiasa mengikuti remidi untuk mata pelajaran yang belum tuntas.

3.      Kerapian
a.       Berpakaian seragam sesuai dengan ketentuan sekolah:
1)      Pakaian:
a)      Hari Senin-Selasa: Putih-Biru lengkap dengan atributnya, sepatu hitam polos, kaos kaki putih (15 cm di atas mata kaki), sabuk hitam standar, dan berdasi biru.
b)      Hari Rabu-Kamis: Putih-Krem lengkap dengan atributnya, sepatu hitam polos, kaos kaki putih (15 cm di atas mata kaki), sabuk hitam standar, dan berdasi krem.
c)      Hari Jum’at: Batik biru, sepatu hitam polos, kaos kaki putih (15 cm di atas mata kaki), sabuk hitam standar.
d)     Hari Sabtu: Pramuka lengkap, sepatu hitam polos, kaos kaki hitam (15 cm di atas mata kaki), sabuk hitam standar, dan bersetangan leher.
2)      Tidak boleh memakai atribut di luar ketentuan sekolah.

b.      Kepribadian
1)      Peserta didik putra:
a)      Berpenampilan rapi; potongan rambut rapi dan wajar, serta tidak dicat / disemir.
b)      Tidak mengenakan perhiasan yang biasa dipakai orang perempuan; anting-anting, gelang, kalung, cincin. Juga tidak diperkenankan ber-tato.
2)      Peserta didik putri:
Tidak mengenakan perhiasan, tidak ber-make up berlebihan.
3)      Tidak mengeluarkan kata-kata kotor (tidak senonoh) kepada warga sekolah.
4)      Tidak terlibat dalam tindakan kriminal, tindak pidana (mencuri atau merampas barang milik orang lain).
5)      Tidak melompat pagar sekolah untuk masuk dan keluar lingkungan sekolah.
6)      Tidak memelihara kuku panjang dan ber-cat kuku.

4.      Keamanan
a.       Peserta didik harus menempatkan sepeda pada tempat parkir yang telah disediakan.
b.      Selama waktu istirahat dan jam kosong peserta didik tidak diperkenankan berada di kamar mandi siswa dan tempat parkir sepeda.
c.       Peserta didik dilarang keras membawa atau memperjuabelikan senjata api / tajam di lingkungan sekolah.
d.      Peserta didik dilarang keras menggunakan senjata api / tajam untuk mengancam atau melukai orang lain.
e.       Peserta didik dilarang keras mabuk di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
f.       Peserta didik dilarang keras membawa, memperjualbelikan, atau mengonsumsi narkoba.
g.      Peserta didik dilarang keras tawuran baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
h.      Peserta didik dilarang keras menjadi provokator perkelahian.
i.        Peserta didik dilarang keras melakukan tindakan mengancam, mengintimidasi, menganiaya, atau mengeroyok orang, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

5.      Kebersihan
a.       Selalu berpakaian rapi dan bersih.
b.      Senantiasa memelihara kebersihan badan dan kelengkapan belajar (pakaian, sepatu, tas, buku, serta alat tulis.
c.       Senantiasa memelihara dan menjaga kebersihan ruang kelas, laboratorium, perpusta-kaan, mushalla, dan taman.
d.      Selalu memelihara dan menjaga keberhasilan sarana dan prasarana sekolah.

6.      Ketertiban
a.       Tidak mengotori, mencorat-coret meja, kursi, tembok, pintu, dan barang-barang inventaris sekolah.
b.      Peserta didik dilarang membawa rokok di lingkungan sekolah.
c.       Peserta didik dilarang membawa atau menjualbelikan buku, majalah, kaset/CD, ponsel yang berisi pornografi.
d.      Peserta didik diwajibkan untuk turun dari sepeda ketika memasuki gerbang sekolah.
e.       Peserta didik tidak diperkenankan mengaktifkan / mengoperasikan ponsel pada saat kegiatan pembelajaran sedang berlangsung.
f.       Peserta didik diharuskan merapikan meja dan kursi tempat belajarnya ketika pulang.

7.      Keindahan
a.       Peserta didik diharuskan menjaga keindahan lingkungan sekolah.
b.      Peserta didik diharuskan menjaga keindahan ruang kelas masing-masing.

8.      Kekeluargaan
a.       Menjaga kerukunan dan keharmonisan warga sekolah.
b.      Membudayakan kerjasama dan gotong-royong.
c.       Menjalin silaturahmi antar warga sekolah.
d.      Mengembangkan sikap peduli, sosial, dan tolong-menolong.

9.      Kesehatan
a.       Peserta didik meningkatkan pola hidup sehat.
b.      Peserta didik menjaga kesehatan jasmani dan ruhani.
c.       Peserta didik membangun dirinya menjadi manusia Indonesia seutuhnya.

10.  Kerindangan
a.       Peserta didik menjaga dan memelihara kerindangan di lingkungan sekolah.
b.      Peserta didik menjaga dan memelihara keasrian di kelas masing-masing.

11.  Keterbukaan
a.       Menjaga keterbukaan di antara warga sekolah.
b.      Memberikan informasi yang diperlukan oleh sekolah yang bersifat membangun.
12.  Keteladanan
a.       Memberikan keteladanan kepada orang lain dalam bersikap, perilaku, dan bertutur kata.
b.      Selalu introspeksi diri untuk mengoptimalkan potensi diri.

D.      Sanksi-sanksi
Bagi peserta didik yang melanggar Tata Tertib Umum dan Kewajiban, maka akan diberlaku-kan sanksi berupa:
1.      Teguran atau tugas-tugas yang ditentukan oleh sekolah.
2.      Peringatan tertulis (1, 2, 3) yang diketahui oleh orang tua / wali.
3.      Panggilan dan pernyataan orang tua / wali.
4.      Skors.
5.      Dikembalikan kepada pengasuhan orang tua / wali.


Madiun, 27 Juli 2015